Saturday , March 2 2024

Inilah Cara Belajar Trading dari Nol untuk Pemula

Kunci sukses seorang trader atau investor adalah belajar mengenai trading. Namun sayangnya masih banyak yang bingung bagaimana belajar trading dari nol dengan baik dan maksimal itu bagaimana. Sebab jika sampai salah mengambil langkah akan berdampak pada kerugian cukup besar.

Untuk membalikkan ke keadaan semula pun bukan hal mudah, sebab harus menunggu sampai harga saham kembali stabil. Untuk pemula yang ingin melakukan trading, maka bisa mengikuti beberapa cara berikut.

1. Mencari Sumber Referensi Mengenai Trading

Hal pertama yang bisa dilakukan adalah dengan mendapatkan sebanyak mungkin informasi mengenai trading. Harus dipahami terlebih dahulu bahwa trading bukan hanya sekadar ikut membeli saham dan kemudian menjual. Di dalamnya terdapat banyak hal fundamental yang harus dipelajari dengan cermat.

Oleh sebab itulah membaca-baca dari buku atau artikel di internet akan sangat membantu untuk paham apa itu trading. Jika memungkinkan, bisa ikut kelas-kelas trading atau bergabung dengan komunitas. Dengan begitu, nantinya bisa sharing hal-hal yang sekiranya membingungkan saat trading.

2. Menentukan Anggaran untuk Trading Saham

Kemudian pertimbangkan dengan baik seberapa banyak anggaran yang akan dikeluarkan untuk trading saham. Membuat anggaran akan membantu trader atau investor dalam menghitung profit yang didapatkan nantinya. Maka itulah ada baiknya membuat anggaran dibuat dengan angka pasti.

Usahakan untuk tidak menggunakan anggaran lain untuk bermain trading, karena hal ini akan mengganggu kebutuhan lainnya. Selain itu, pastikan juga bahwa ketika melakukan trading sudah mempunyai anggaran darurat dan tabungan pensiun aman.

3. Memilih Broker Saham atau Perusahaan Sekuritas

Seperti diketahui bahwa saat ini terdapat banyak perusahaan sekuritas atau broker saham yang bisa dipilih. Namun harus diketahui bahwa biaya transaksi antar perusahaan sekuritas itu berbeda-beda. Bagi yang belum tahu, biaya transaksi merupakan biaya pembelian atau penjualan saham.

Apabila biaya transaksi semakin kecil, sudah pasti akan membuat trader atau investor menjadi untung. Tetapi biaya transaksi besar bukan tidak layak dipilih, karena bisa saja ada kelebihan yang ditawarkan oleh broker.

4. Mempelajari Saham yang Akan Dipilih

Jika ketiga poin diatas sudah dipelajari, maka masuk ke cara belajar trading dari nol yang selanjutnya. Yakni mempelajari saham yang akan dibeli untuk kebutuhan trading. Ini dimaksudkan pemula bisa tahu bagaimana saham bergerak, kapan harus menjual dan kapan harus berhenti.

5. Membeli Saat Harga Saham Turun

Lalu berikutnya adalah melakukan pembelian saham ketika harganya sudah turun. Hal ini memang benar karena dilakukan oleh banyak orang, tetapi terkadang juga bisa saja salah. Trader atau investor bisa membeli saham ketika turun namun pastikan bahwa kemudian hari akan naik.

Dengan begitu nantinya bisa mendapatkan keuntungan yang lebih baik pastinya. Tetapi harus diingat bahwa tidak ada cara trading mutlak, karena pemilihan saham yang memiliki dampak lebih besar. Oleh sebab itulah, pastikan untuk tahu kapan harus membeli dan menjual yang tepat.

6. Melakukan Stop-Loss dengan Disiplin

Ketika saham yang dibeli mengalami penurunan cukup drastis, usahakan untuk tenang dan jangan panik berlebihan. Harga saham yang mengalami kenaikan dan penurunan merupakan hal biasa dalam trading. Oleh sebab itulah, pemilihan perusahaan sekuritas yang tepat merupakan hal penting.

Jika saham yang dibeli berwarna merah karena faktor fundamental, maka segera lakukan stop-loss untuk membatasi kerugian. Kerugian yang didapatkan bisa semakin besar jika perusahaan sekuritas tersebut bangkrut daripada sudah disiplin stop-loss dari awal.

Itulah penjelasan-penjelasan mengenai cara belajar trading dari nol supaya tidak merugi untuk pemula. Pastikan untuk memahami seluk-beluk dari trading sebelum memulai berinvestasi, dengan begitu nantinya bisa antisipasi kerugian.