Starlink by SpaceX Sudah Bisa Dipesan! Nikmati Koneksi Internet Super Cepat dari Luar Angkasa #1 di Dunia

Starlink by SpaceX menjadi koneksi boardband tercepat di dunia yang memiliki jangkauan terluas dengan memanfaatkan ribuan satelit di orbit Bumi

Majalahgadget.net – Dilansir dari halaman resmi Starlink, kini pengguna internet di beberapa negara sudah bisa menikmati koneksi internet Starlink Beta. Kedepannya koneksi internet super cepat yang dimiliki Starlink by SpaceX dapat digunakan oleh penggunanya di seluruh dunia. Pada saat artikel ini dirilis, layanan internet Starlink masih dalam tahap Public Beta yang telah dimulai sejak Oktober 2020.

Apa itu Starlink?

Dilansir dari Wikipedia, Starlink by SpaceX adalah konstelasi internet satelit yang dibangun oleh SpaceX yang menyediakan akses Internet satelit. Konstelasi tersebut akan terdiri dari ribuan satelit kecil yang diproduksi secara massal di orbit rendah Bumi, bekerja dalam kombinasi dengan transceiver darat.

Starlink sangat cocok untuk wilayah dunia di mana konektivitas biasanya menjadi tantangan. Tidak dibatasi oleh infrastruktur darat tradisional, Starlink dapat memberikan internet broadband berkecepatan tinggi ke lokasi yang aksesnya tidak dapat diandalkan atau sama sekali tidak tersedia.

SpaceX memanfaatkan pengalamannya dalam membuat roket dan pesawat ruang angkasa untuk menyebarkan sistem internet broadband paling canggih di dunia. Sebagai penyedia layanan peluncuran terkemuka di dunia dan satu-satunya penyedia dengan roket yang dapat digunakan kembali kelas orbital, SpaceX memiliki pengalaman mendalam dengan operasi pesawat ruang angkasa dan di orbit.

Kapan Starlink Tersedia?

Saat ini Starlink masih dalam tahap Public Beta dimana dapat digunakan oleh beberapa pengguna yang terjangkau oleh satelit Starlink. Seiring dengan penambahan satelit Starlink di orbit Bumi, maka semakin banyak wilayah yang dapat dijangkau koneksi internet Starlink, dimana saat ini sudah lebih dari 1.000 satelit yang telah mengorbit Bumi. Negara yang sudah dapat menikmati Starlink beta adalah negara yang berada di latitude 45-53 derajat, seperti di Amerika Utara, Kanada, dan Inggris.

Baca Juga:  Qualcomm Resmi Buka Toko di Tokopedia, Apa Saja Yang Dijual?

Dalam rilisan terbaru di channel Youtube SpaceX, saat peluncuran resmi satelit Starlink pada 11 Maret 2021 lalu, jangkauan layanan internet Starlink kini sudah mencakup beberapa lokasi baru di Jerman dan Selandia Baru. Bagi Anda yang berminat untuk melakukan pre-order Starlink Beta, Anda dapat melakukan pendaftaran di halaman resmi Starlink.

Kecepatan Internet Starlink

Dengan tersedianya ribuan satelit yang telah mengorbit Bumi, koneksi Starlink dapat dinikmati di beberapa wilayah di dunia dengan kecepatan antara 50-150 Mbps dengan latency antara 20-40 ms. Pada awal tahun 2021 Starlink telah menjangkau beberapa lokasi/negara baru yang dapat menggunakan layanan Starlink Beta. Koneksi internet Starlink secara bertahap akan terus meluas dan dapat segera dinikmati oleh penggunanya di berbagai belahan dunia.

Harga Internet Starlink

Pada saat ini pengguna yang sudah terjangkau satelit Starlink dapat melakukan order di halaman resmi Starlink dengan harga $99 per bulan, dengan paket instalasi sebesar $499. Setelah Anda melakukan order pada halaman tersebut, Anda akan dimasukkan ke dalam daftar waiting list pre-order Starlink, dimana Anda akan dihubungi jika di lokasi Anda sudah terjangkau dan tersedia layanan internet Starlink.

Receiver Starlink by SpaceX
Receiver Starlink by SpaceX

Peluncuran Satelit Starlink

Peluncuran satelit Starlink by SpaceX dimulai pada tahun 2018 dan saat ini proses peluncurannya masih terus dilakukan secara bertahap dengan target peluncuran puluhan ribu satelit di orbit Bumi. Ada beberapa peluncuran yang dijadwal pada bulan ini, diantaranya yang terbaru adalah pada tanggal 11 Maret 2021 kemarin. Hingga saat ini terdapat lebih dari 1.000 satelit Starlink yang telah diluncurkan dengan menggunakan roket Falcon 9 SpaceX.

Peluncuran Starlink dengan Roket Falcon 9 SpaceX
Peluncuran Starlink dengan Roket Falcon 9 SpaceX

Penambahan satelit Starlink di orbit Bumi akan terus dilakukan oleh SpaceX secara berkala hingga target 12.000 satelit terpenuhi, itu adalah batas satelit maksimal terbaru yang telah diizinkan. Dalam rangka mencakup jangkauan internet yang lebih luas, SpaceX kini sedang mengajukan izin untuk menambah satelit Starlink di orbit Bumi hingga 42.000 satelit.

Baca Juga:  Qualcomm Resmi Buka Toko di Tokopedia, Apa Saja Yang Dijual?

Jika Anda tertarik untuk menyaksikan proses peluncuran satelit Starlink Anda dapat mengunjungi dan melakukan subscribe pada channel Youtube SpaceX, yang mana pada saat peluncuran satelit Starlink, SpaceX akan memulai siaran langsung melalui Youtube. Di channel tersebut, SpaceX juga menyediakan rekaman ulang proses peluncuran satelit Starlink yang telah berhasil dilakukan.

Penggunaan Internet Starlink

Dengan koneksi internet Starlink yang terbilang sangat cepat, pengguna dapat menikmati layanan internet Starlink untuk melakukan kegiatan berat yang membutuhkan koneksi internet tinggi seperti streaming video 4K, video call HD, bermain game online, dll.

Pada tahap Public Beta koneksi internet Starlink dapat dinikmati dengan kecepatan antara 50-150 Mbps dengan latency 20-40 ms. Selain kecepatan internet yang tinggi, kelebihan dari penggunaan Starlink adalah jangkauannya yang sangat luas, dimana pada tahap akhirnya Starlink dapat diakses oleh seluruh penggunanya di berbagai belahan penjuru dunia.

Wahyudi Eko
Menulis dan berbagi | Nou aru taka wa tsume o kakusu
Saya ingin mendapatkan informasi dan berita terbaru
Dismiss
Allow Notifications